<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: SISTEM PERNAFASAN	</title>
	<atom:link href="https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html</link>
	<description>Belajar Itu Memang Asyik</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Jan 2024 15:34:43 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>
		By: ZEIN RADO SEMBIRING		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2649</link>

		<dc:creator><![CDATA[ZEIN RADO SEMBIRING]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 15:34:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2649</guid>

					<description><![CDATA[NAMA:ZEIN RADO SEMBIRING
KELAS:XI IPA2
NAMA PENYAKIT SISTEM PERNAFASAN:ASMA
PENYEBAB DAN GEJALA:
Penyebab Asma
Asma adalah jenis penyakit yang dapat menimpa segala usia. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, aktivitas fisik, infeksi virus sampai paparan zat kimia. Namun, hingga kini penyebab utama asma belum diketahui secara pasti. Kendati demikian, pengidap asma terbukti memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif. 

Ketika paru-paru terkena iritasi, maka otot saluran pernapasan jadi kaku dan menyempit. Kemudian, produksi dahak meningkat, sehingga membuat pengidapnya kesulitan bernapas. Pada anak-anak, gejala asma akan menghilang dengan sendirinya saat memasuki usia remaja. Namun, anak-anak yang memiliki gejala asma cukup berat, kondisinya bisa bertahan atau muncul kembali di masa mendatang. 
Gejala Asma
Seseorang yang mengidap asma bisa mengalami beragam gejala, seperti:

Sesak dada;
Batuk, terutama pada malam atau dini hari;
Sesak napas;
Mengi, yang menyebabkan suara siulan saat mengeluarkan napas.
Pola gejala pada setiap pengidap asma pun bisa berbeda. Meski begitu, pola gejala yang paling umum yaitu:

Datang dan pergi seiring waktu atau dalam hari yang sama;
Mulai atau memburuk dengan infeksi virus, seperti pilek;
Dipicu oleh olahraga, alergi, udara dingin, atau hiperventilasi karena tertawa atau menangis;
Lebih buruk di malam hari atau di pagi hari.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>NAMA:ZEIN RADO SEMBIRING<br />
KELAS:XI IPA2<br />
NAMA PENYAKIT SISTEM PERNAFASAN:ASMA<br />
PENYEBAB DAN GEJALA:<br />
Penyebab Asma<br />
Asma adalah jenis penyakit yang dapat menimpa segala usia. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, aktivitas fisik, infeksi virus sampai paparan zat kimia. Namun, hingga kini penyebab utama asma belum diketahui secara pasti. Kendati demikian, pengidap asma terbukti memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif. </p>
<p>Ketika paru-paru terkena iritasi, maka otot saluran pernapasan jadi kaku dan menyempit. Kemudian, produksi dahak meningkat, sehingga membuat pengidapnya kesulitan bernapas. Pada anak-anak, gejala asma akan menghilang dengan sendirinya saat memasuki usia remaja. Namun, anak-anak yang memiliki gejala asma cukup berat, kondisinya bisa bertahan atau muncul kembali di masa mendatang.<br />
Gejala Asma<br />
Seseorang yang mengidap asma bisa mengalami beragam gejala, seperti:</p>
<p>Sesak dada;<br />
Batuk, terutama pada malam atau dini hari;<br />
Sesak napas;<br />
Mengi, yang menyebabkan suara siulan saat mengeluarkan napas.<br />
Pola gejala pada setiap pengidap asma pun bisa berbeda. Meski begitu, pola gejala yang paling umum yaitu:</p>
<p>Datang dan pergi seiring waktu atau dalam hari yang sama;<br />
Mulai atau memburuk dengan infeksi virus, seperti pilek;<br />
Dipicu oleh olahraga, alergi, udara dingin, atau hiperventilasi karena tertawa atau menangis;<br />
Lebih buruk di malam hari atau di pagi hari.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: ZEIN RADO SEMBIRING		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2648</link>

		<dc:creator><![CDATA[ZEIN RADO SEMBIRING]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 15:29:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2648</guid>

					<description><![CDATA[NAMA:ZEIN RADO SEMBIRING
KELAS:XI IPA2
NAMA PENYAKIT SISTEM PERNAFASAN:ASMA

Penyebab Asma:
Asma adalah jenis penyakit yang dapat menimpa segala usia. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, aktivitas fisik, infeksi virus sampai paparan zat kimia. Namun, hingga kini penyebab utama asma belum diketahui secara pasti. Kendati demikian, pengidap asma terbukti memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif. 

Ketika paru-paru terkena iritasi, maka otot saluran pernapasan jadi kaku dan menyempit. Kemudian, produksi dahak meningkat, sehingga membuat pengidapnya kesulitan bernapas. Pada anak-anak, gejala asma akan menghilang dengan sendirinya saat memasuki usia remaja. Namun, anak-anak yang memiliki gejala asma cukup berat, kondisinya bisa bertahan atau muncul kembali di masa mendatang. 

Gejala Asma:
Seseorang yang mengidap asma bisa mengalami beragam gejala, seperti:

Sesak dada;
Batuk, terutama pada malam atau dini hari;
Sesak napas;
Mengi, yang menyebabkan suara siulan saat mengeluarkan napas.
Pola gejala pada setiap pengidap asma pun bisa berbeda. Meski begitu, pola gejala yang paling umum yaitu:

Datang dan pergi seiring waktu atau dalam hari yang sama;
Mulai atau memburuk dengan infeksi virus, seperti pilek;
Dipicu oleh olahraga, alergi, udara dingin, atau hiperventilasi karena tertawa atau menangis;
Lebih buruk di malam hari atau di pagi hari.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>NAMA:ZEIN RADO SEMBIRING<br />
KELAS:XI IPA2<br />
NAMA PENYAKIT SISTEM PERNAFASAN:ASMA</p>
<p>Penyebab Asma:<br />
Asma adalah jenis penyakit yang dapat menimpa segala usia. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, aktivitas fisik, infeksi virus sampai paparan zat kimia. Namun, hingga kini penyebab utama asma belum diketahui secara pasti. Kendati demikian, pengidap asma terbukti memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif. </p>
<p>Ketika paru-paru terkena iritasi, maka otot saluran pernapasan jadi kaku dan menyempit. Kemudian, produksi dahak meningkat, sehingga membuat pengidapnya kesulitan bernapas. Pada anak-anak, gejala asma akan menghilang dengan sendirinya saat memasuki usia remaja. Namun, anak-anak yang memiliki gejala asma cukup berat, kondisinya bisa bertahan atau muncul kembali di masa mendatang. </p>
<p>Gejala Asma:<br />
Seseorang yang mengidap asma bisa mengalami beragam gejala, seperti:</p>
<p>Sesak dada;<br />
Batuk, terutama pada malam atau dini hari;<br />
Sesak napas;<br />
Mengi, yang menyebabkan suara siulan saat mengeluarkan napas.<br />
Pola gejala pada setiap pengidap asma pun bisa berbeda. Meski begitu, pola gejala yang paling umum yaitu:</p>
<p>Datang dan pergi seiring waktu atau dalam hari yang sama;<br />
Mulai atau memburuk dengan infeksi virus, seperti pilek;<br />
Dipicu oleh olahraga, alergi, udara dingin, atau hiperventilasi karena tertawa atau menangis;<br />
Lebih buruk di malam hari atau di pagi hari.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Rifa Artika Hanifa		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2647</link>

		<dc:creator><![CDATA[Rifa Artika Hanifa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 15:18:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2647</guid>

					<description><![CDATA[– Nama: Rifa Artika Hanifa
– Kelas: XI IPA 2
– Nama penyakit sistem pernafasan: Serangan Jantung

– Penyebab Serangan Jantung:
      Tersumbatnya pembuluh darah yang men-suplai makanan ke otot jantung yang dikenal dengan nama pembuluh darah koroner. Sumbatan ini bisa macam-macam, seperti plak, sobekan dinding jantung, tumpukan lemak (kolesterol), bekuan darah, dll.
         Penyebab lainnya juga ada: buruknya pola hidup, Stress, Obesitas
• Kurangnya berolahraga, merokok, dan berbagai aktivitas yang buruk bagi kesehatan  juga dapat memicu seseorang  terserang penyakit jantung.
• Ketika seseorang mengalami stres, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berakibat pada kakunya pembuluh darah seseorang.
• Obesitas juga dapat menjadi salah satu pemicu seseorang terkena penyakit jantung.

– Akibat Serangan Jantung:
     Bisa menyebabkan kematian bila tidak segera ditangani karena fungsi jantung terganggu untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>– Nama: Rifa Artika Hanifa<br />
– Kelas: XI IPA 2<br />
– Nama penyakit sistem pernafasan: Serangan Jantung</p>
<p>– Penyebab Serangan Jantung:<br />
      Tersumbatnya pembuluh darah yang men-suplai makanan ke otot jantung yang dikenal dengan nama pembuluh darah koroner. Sumbatan ini bisa macam-macam, seperti plak, sobekan dinding jantung, tumpukan lemak (kolesterol), bekuan darah, dll.<br />
         Penyebab lainnya juga ada: buruknya pola hidup, Stress, Obesitas<br />
• Kurangnya berolahraga, merokok, dan berbagai aktivitas yang buruk bagi kesehatan  juga dapat memicu seseorang  terserang penyakit jantung.<br />
• Ketika seseorang mengalami stres, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berakibat pada kakunya pembuluh darah seseorang.<br />
• Obesitas juga dapat menjadi salah satu pemicu seseorang terkena penyakit jantung.</p>
<p>– Akibat Serangan Jantung:<br />
     Bisa menyebabkan kematian bila tidak segera ditangani karena fungsi jantung terganggu untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Nayla Andriani		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2646</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nayla Andriani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 15:13:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2646</guid>

					<description><![CDATA[Nama : Nayla Andriani 
kelas  : XI IPA 2
Nama penyakit sistem pernafasan : bronkitis
penyebab : Penyebab bronkitis meliputi infeksi virus atau bakteri, merokok, paparan polusi udara, dan asap rokok pasif.
gejala : Gejala bronkitis umumnya melibatkan batuk berdahak, sesak napas, dan kadang disertai demam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama : Nayla Andriani<br />
kelas  : XI IPA 2<br />
Nama penyakit sistem pernafasan : bronkitis<br />
penyebab : Penyebab bronkitis meliputi infeksi virus atau bakteri, merokok, paparan polusi udara, dan asap rokok pasif.<br />
gejala : Gejala bronkitis umumnya melibatkan batuk berdahak, sesak napas, dan kadang disertai demam.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Farhan Fadhillah		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2645</link>

		<dc:creator><![CDATA[Farhan Fadhillah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 15:13:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2645</guid>

					<description><![CDATA[Nama: Farhan Fadhillah
Kelas: XI IPA 2
Nama penyakit sistem pernafasan: Bronkitis
Penyebab dan gejala:
-Penyebab: Penyebab bronkitis terbagi menjadi dua, yaitu infeksi dan noninfeksi. Bronkitis akibat infeksi bisa berasal dari virus atau bakteri. Sementara penyebab bronkitis noninfeksi antara lain kebiasaan merokok dan paparan debu atau polusi.

-Gejala: Gejala umum pada bronkitis adalah batuk, yang dapat disertai dengan gejala lain, seperti demam, sesak napas, dan sakit tenggorokan. Pada kasus yang parah, batuk dapat menyebabkan nyeri dada atau penurunan kesadaran.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama: Farhan Fadhillah<br />
Kelas: XI IPA 2<br />
Nama penyakit sistem pernafasan: Bronkitis<br />
Penyebab dan gejala:<br />
-Penyebab: Penyebab bronkitis terbagi menjadi dua, yaitu infeksi dan noninfeksi. Bronkitis akibat infeksi bisa berasal dari virus atau bakteri. Sementara penyebab bronkitis noninfeksi antara lain kebiasaan merokok dan paparan debu atau polusi.</p>
<p>-Gejala: Gejala umum pada bronkitis adalah batuk, yang dapat disertai dengan gejala lain, seperti demam, sesak napas, dan sakit tenggorokan. Pada kasus yang parah, batuk dapat menyebabkan nyeri dada atau penurunan kesadaran.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Farhan Fadhillah		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2644</link>

		<dc:creator><![CDATA[Farhan Fadhillah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 15:05:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2644</guid>

					<description><![CDATA[Nama: Farhan Fadhillah
Kelas: XI IPA 2
Nama penyakit sistem pernafasan: Bronkitis
Penyebab dan gejala:
-Penyebab: Penyebab bronkitis terbagi menjadi dua, yaitu infeksi dan noninfeksi. Bronkitis akibat infeksi bisa berasal dari virus atau bakteri. Sementara penyebab bronkitis noninfeksi antara lain kebiasaan merokok dan paparan debu atau polusi.
-Gejala: Gejala umum pada bronkitis adalah batuk, yang dapat disertai dengan gejala lain, seperti demam, sesak napas, dan sakit tenggorokan. Pada kasus yang parah, batuk dapat menyebabkan nyeri dada atau penurunan kesadaran.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama: Farhan Fadhillah<br />
Kelas: XI IPA 2<br />
Nama penyakit sistem pernafasan: Bronkitis<br />
Penyebab dan gejala:<br />
-Penyebab: Penyebab bronkitis terbagi menjadi dua, yaitu infeksi dan noninfeksi. Bronkitis akibat infeksi bisa berasal dari virus atau bakteri. Sementara penyebab bronkitis noninfeksi antara lain kebiasaan merokok dan paparan debu atau polusi.<br />
-Gejala: Gejala umum pada bronkitis adalah batuk, yang dapat disertai dengan gejala lain, seperti demam, sesak napas, dan sakit tenggorokan. Pada kasus yang parah, batuk dapat menyebabkan nyeri dada atau penurunan kesadaran.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Anindita Keiza Putri		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2643</link>

		<dc:creator><![CDATA[Anindita Keiza Putri]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 15:05:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2643</guid>

					<description><![CDATA[Nama: Anindita Keiza Putri
Kelas: XI IPA 2
Nama penyakit sistem pernafasan: Rhinitis
Penyebab: Penyebab rhinitis dapat terbagi menjadi dua hal, yakni rhinitis alergi dan juga rhinitis non-alergi. Rhinitis alergi disebabkan oleh alergi dari debu, paparan dengan kulit hewan tertentu ataupun terkena serbuk sari. Sedangkan rhinitis non-alergi, disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Terdapat beberapa penyebab yang bisa memicu terjadinya penyakit rhinitis alergi, yaitu:

- Serbuk sari dan spora.
- Tungau debu rumah.
- Kelupasan kulit mati hewan.
- Alergi di tempat bekerja.

Umumnya rhinitis merupakan kondisi yang diturunkan oleh orang tua. Ia juga bisa terjadi pada anak yang tumbuh dengan anggota keluarga yang merokok atau tinggal bersama binatang peliharaan. 

Selain itu, penyebab rhinitis non-alergi, dapat terjadi karena beberapa faktor seperti:
- Adanya infeksi.
- Adanya ketidakseimbangan hormon sehingga ini bisa menyebabkan pembesaran pembuluh darah di rongga hidung.
- Tidak berfungsinya lapisan jaringan di dalam hidung.
- Faktor lingkungan.

Gejala: 
Hidung tersumbat.
Pilek.
Hidung gatal.
Tetesan postnasal.
Bersin.
Batuk.
Sakit tenggorokan.
Mata gatal.
Mata berair.
Sakit kepala.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama: Anindita Keiza Putri<br />
Kelas: XI IPA 2<br />
Nama penyakit sistem pernafasan: Rhinitis<br />
Penyebab: Penyebab rhinitis dapat terbagi menjadi dua hal, yakni rhinitis alergi dan juga rhinitis non-alergi. Rhinitis alergi disebabkan oleh alergi dari debu, paparan dengan kulit hewan tertentu ataupun terkena serbuk sari. Sedangkan rhinitis non-alergi, disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Terdapat beberapa penyebab yang bisa memicu terjadinya penyakit rhinitis alergi, yaitu:</p>
<p>&#8211; Serbuk sari dan spora.<br />
&#8211; Tungau debu rumah.<br />
&#8211; Kelupasan kulit mati hewan.<br />
&#8211; Alergi di tempat bekerja.</p>
<p>Umumnya rhinitis merupakan kondisi yang diturunkan oleh orang tua. Ia juga bisa terjadi pada anak yang tumbuh dengan anggota keluarga yang merokok atau tinggal bersama binatang peliharaan. </p>
<p>Selain itu, penyebab rhinitis non-alergi, dapat terjadi karena beberapa faktor seperti:<br />
&#8211; Adanya infeksi.<br />
&#8211; Adanya ketidakseimbangan hormon sehingga ini bisa menyebabkan pembesaran pembuluh darah di rongga hidung.<br />
&#8211; Tidak berfungsinya lapisan jaringan di dalam hidung.<br />
&#8211; Faktor lingkungan.</p>
<p>Gejala:<br />
Hidung tersumbat.<br />
Pilek.<br />
Hidung gatal.<br />
Tetesan postnasal.<br />
Bersin.<br />
Batuk.<br />
Sakit tenggorokan.<br />
Mata gatal.<br />
Mata berair.<br />
Sakit kepala.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Anindita Keiza Putri		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2642</link>

		<dc:creator><![CDATA[Anindita Keiza Putri]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 14:54:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2642</guid>

					<description><![CDATA[Nama: Anindita Keiza Putri
Kelas: XI IPA 2
Nama penyakit sistem pernafasan: Rhinitis 
Penyebab: Penyebab rhinitis dapat terbagi menjadi dua hal, yakni rhinitis alergi dan juga rhinitis non-alergi. Rhinitis alergi disebabkan oleh alergi dari debu, paparan dengan kulit hewan tertentu ataupun terkena serbuk sari. Sedangkan rhinitis non-alergi, disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Terdapat beberapa penyebab yang bisa memicu terjadinya penyakit rhinitis alergi, yaitu:

- Serbuk sari dan spora.
- Tungau debu rumah.
- Kelupasan kulit mati hewan.
- Alergi di tempat bekerja.

Selain itu, penyebab rhinitis non-alergi, dapat terjadi karena beberapa faktor seperti:

- Adanya infeksi.
- Adanya ketidakseimbangan hormon sehingga ini bisa menyebabkan pembesaran pembuluh darah di rongga hidung.
- Tidak berfungsinya lapisan jaringan di dalam hidung.

Gejala: 
- Hidung tersumbat.
- Pilek.
- Hidung gatal.
- Tetesan postnasal.
- Bersin.
- Batuk.
- Sakit tenggorokan.
- Mata gatal.
- Mata berair.
- Sakit kepala.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama: Anindita Keiza Putri<br />
Kelas: XI IPA 2<br />
Nama penyakit sistem pernafasan: Rhinitis<br />
Penyebab: Penyebab rhinitis dapat terbagi menjadi dua hal, yakni rhinitis alergi dan juga rhinitis non-alergi. Rhinitis alergi disebabkan oleh alergi dari debu, paparan dengan kulit hewan tertentu ataupun terkena serbuk sari. Sedangkan rhinitis non-alergi, disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Terdapat beberapa penyebab yang bisa memicu terjadinya penyakit rhinitis alergi, yaitu:</p>
<p>&#8211; Serbuk sari dan spora.<br />
&#8211; Tungau debu rumah.<br />
&#8211; Kelupasan kulit mati hewan.<br />
&#8211; Alergi di tempat bekerja.</p>
<p>Selain itu, penyebab rhinitis non-alergi, dapat terjadi karena beberapa faktor seperti:</p>
<p>&#8211; Adanya infeksi.<br />
&#8211; Adanya ketidakseimbangan hormon sehingga ini bisa menyebabkan pembesaran pembuluh darah di rongga hidung.<br />
&#8211; Tidak berfungsinya lapisan jaringan di dalam hidung.</p>
<p>Gejala:<br />
&#8211; Hidung tersumbat.<br />
&#8211; Pilek.<br />
&#8211; Hidung gatal.<br />
&#8211; Tetesan postnasal.<br />
&#8211; Bersin.<br />
&#8211; Batuk.<br />
&#8211; Sakit tenggorokan.<br />
&#8211; Mata gatal.<br />
&#8211; Mata berair.<br />
&#8211; Sakit kepala.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Kurnia Suci Cantika Mahanany		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2641</link>

		<dc:creator><![CDATA[Kurnia Suci Cantika Mahanany]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 14:50:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2641</guid>

					<description><![CDATA[Nama: Kurnia Suci Cantika Mahanany
Kelas: XI IPA 2

• penyebab : bronkitis disebabkan oleh infeksi virus, dan lebih rentan menyerang perokok dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.
• gejala : 
1.batuk: berdahak, kering atau
kronis
2.seluruh tubuh terasa kelelahan atau
malaise
3.hidung pilek atau tetesan di
belakang hidung
– umum: kesulitan tidur, nafas
pendek, sakit kepala, sakit
tenggorokan atau tekanan
dada]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama: Kurnia Suci Cantika Mahanany<br />
Kelas: XI IPA 2</p>
<p>• penyebab : bronkitis disebabkan oleh infeksi virus, dan lebih rentan menyerang perokok dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.<br />
• gejala :<br />
1.batuk: berdahak, kering atau<br />
kronis<br />
2.seluruh tubuh terasa kelelahan atau<br />
malaise<br />
3.hidung pilek atau tetesan di<br />
belakang hidung<br />
– umum: kesulitan tidur, nafas<br />
pendek, sakit kepala, sakit<br />
tenggorokan atau tekanan<br />
dada</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Aner		</title>
		<link>https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/sistem-pernafasan.html#comment-2635</link>

		<dc:creator><![CDATA[Aner]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2024 16:38:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://belajaritumemangasyik.com/2021/02/23/sistem-pernafasan/#comment-2635</guid>

					<description><![CDATA[Nama: Anersa Brilliant Athayazain
kelas: XI IPA 2
Nama penyakit sistem pernapasan: Emfisema
Penyebab dan gejala: Merokok adalah penyebab utama dari emfisema. Jadi, sebenarnya emfisema adalah salah satu jenis penyakit pernapasan yang paling dapat dicegah. Merokok tidak hanya merusak jaringan paru-paru, tetapi juga mengiritasi saluran udara.
gejalanya yaitu, Sesak napas, terutama saat beraktivitas. Batuk yang terus-menerus dan mengeluarkan dahak. Mengi. Sesak atau nyeri di dada.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama: Anersa Brilliant Athayazain<br />
kelas: XI IPA 2<br />
Nama penyakit sistem pernapasan: Emfisema<br />
Penyebab dan gejala: Merokok adalah penyebab utama dari emfisema. Jadi, sebenarnya emfisema adalah salah satu jenis penyakit pernapasan yang paling dapat dicegah. Merokok tidak hanya merusak jaringan paru-paru, tetapi juga mengiritasi saluran udara.<br />
gejalanya yaitu, Sesak napas, terutama saat beraktivitas. Batuk yang terus-menerus dan mengeluarkan dahak. Mengi. Sesak atau nyeri di dada.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
