Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pengembangan bakat dan minat peserta didik SMA/MA, SMP/MTs dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Upaya-upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kompetisi baik nasional maupun internasional. OSN ini diharapkan dapat mengantarkan peserta didik untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Olimpiade ini juga merupakan bagian penting dalam pemerataan prestasi dan memaksimalkan potensi peserta didik bertalenta dan berkarakter dari seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain sebagai sebuah strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan, olimpiade sains telah menempatkan Indonesia pada posisi yang kompetitif di berbagai ajang internasional bergengsi dalam penguasaan sains dan teknologi oleh peserta didik. Oleh karena itu, melalui sistem kompetisi yang sistematis dan berjenjang ini diharapkan terbangun ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk mengeksplorasi kemampuan dalam bidang sains dan teknologi serta mencapai puncak potensi terbaiknya. Pencapaian prestasi yang maksimal akan ditunjukkan dengan lahirnya juara-juara olimpiade sains yang mumpuni dan berdaya saing tinggi yang siap berkompetisi pada tingkat internasional.


A. Persyaratan Umum

1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan dokumen resmi seperti Kartu Pelajar/KTP/SIM/Paspor.
2. Berminat dan memenuhi syarat minimal pengetahuan yang dinyatakan dalam bentuk nilai dari bidang sains yang dipilih.
3. Mendapat persetujuan dari orang tua/wali, dan bila peserta memiliki kebutuhan khusus berkaitan dengan kesehatan harus mendapatkan persetujuan dari pihak yang berwenang.
4. Setiap peserta didik hanya dapat mengikuti salah satu bidang sains dan diusulkan oleh Kepala Sekolah berdasarkan hasil seleksi tingkat sekolah.
5. Belum pernah meraih medali emas OSN jenjang SMA di bidang sains yang sama.
6. Belum pernah mengikuti olimpiade sains tingkat internasional jenjang SMA di bidang sains yang sama, (lampiran D: Daftar Olimpiade Sains Internasional).
7. Peraih medali OSN bersedia mengikuti pembinaan ke tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional.
8. Peraih medali OSN bersedia mengikuti pembinaan ke tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional.
9. Untuk beberapa bidang sains, peserta didik yang pernah mengikuti pembinaan tingkat internasional dapat langsung mengikuti OSN dengan merujuk kepada persyaratan khusus sesuai pada bidang sains masing-masing.
10. Menyetujui Pakta Integritas Pelaksanaan OSN-K, OSN-P, dan OSN pada aplikasi olimpiade.
11. Untuk peserta yang mengalami pindah sekolah ke kabupaten/kota dan/atau provinsi lain, status ke pesertaannya tetap didasarkan pada surat keputusan Dinas Pendidikan Provinsi sebelumnya.
12. Memiliki nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk semua mata pelajaran dan memiliki sikap yang baik.
13. Mampu mengoperasikan komputer
14. Tidak terlibat dan/atau memakai narkoba. 


B. Persyaratan Khusus

1. MATEMATIKA
– Peserta Peserta didik SMP/MTs kelas VIII peraih medali emas OSN SMP bidang Matematika, Siswa SMP/MTS kelas IX, SMA/MA kelas X dan XI.
– Memiliki nilai Matematika (wajib dan peminatan) tidak kurang dari 80.
– Peserta Didik yang pernah mengikuti pembinaan/ pelatihan nasional Tahap ke-1 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional pada tahun sebelumnya dapat langsung mengikuti OSN-P.

2. FISIKA
– Peserta didik SMP/MTs kelas IX, SMA/MA kelas X dan XI
– Untuk peserta didik SMP/MTs memiliki nilai IPA, Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing tidak kurang dari 80.
– Untuk peserta didik SMA/MA memiliki nilai Fisika, Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing tidak kurang dari 80.
– Belum pernah mengikuti pembinaan tingkat internasional tahap ke-2 bidang Fisika yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional.

3. KIMIA
– Peserta didik SMP/MTs kelas IX, SMA/MA kelas X dan XI.
– Memiliki nilai IPA untuk SMP/MTs tidak kurang dari 80.
– Memiliki nilai Kimia untuk SMA/MA tidak kurang dari 80.
– Memiliki nilai Matematika dan Bahasa Inggris tidak kurang dari 80.
– Belum pernah mengikuti pembinaan/pelatihan nasional tahap ke-2 Bidang Kimia yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional.

4. INFORMATIKA/KOMPUTER
– Peserta didik SMP/MTs kelas VIII atau IX, SMA/MA kelas X atau XI.
– Memiliki nilai Matematika (wajib dan peminatan) tidak kurang dari 80.
– Belum pernah mengikuti pembinaan/pelatihan nasional Bidang Informatika/Komputer yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional.

5. BIOLOGI
– Peserta didik SMP/MTs kelas VIII atau IX, SMA/MA kelas X atau XI.
– Memiliki nilai IPA dan Bahasa Inggris untuk SMP/MTs tidak kurang dari 80.
– Memiliki nilai Biologi & Bahasa Inggris untuk SMA/MA tidak kurang dari 80.
– Peserta didik hanya diperbolehkan mengikuti OSN maksimal sebanyak 2 kali.

6. ASTRONOMI
– Peserta didik SMP/MTs kelas IX dan peserta didik SMA/ MA kelas X dan XI.
– Memiliki nilai IPA dan Bahasa Inggris untuk SMP/MTs tidak kurang dari 80.
– Memiliki nilai Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris masing-masing tidak kurang dari 80.
– Belum pernah mengikuti pembinaan tingkat internasional bidang Astronomi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional.
– Tidak buta warna yang dibuktikan dengan Surat Keterangan bebas buta warna dari dokter.
– Mampu melakukan kegiatan praktik di lapangan.

7. EKONOMI
– Peserta didik SMA/MA kelas X dan XI.
– Memiliki nilai Ekonomi, Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing tidak kurang dari 80.
– Peserta didik yang pernah mengikuti pembinaan/pelatihan nasional dalam rangka seleksi kandidat IEO, apabila hendak mengikuti OSN, harus memulai sejak OSN jenjang Kabupaten/Kota. 

8. KEBUMIAN
– Peserta didik SMP/MTs kelas IX yang pada tahun berjalan OSN bulan Juni/Juli kelas X, SMA/MA kelas X dan XI.
– Memiliki nilai IPA atau IPS dan bahasa Inggris untuk SMP/MTs masing-masing tidak kurang dari 80. – Memiliki nilai Matematika, Fisika atau Geografi, dan Bahasa Inggris masing-masing tidak kurang dari 80.
– Peserta Didik yang pernah mengikuti pembinaan Tahap ke-1 tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional pada tahun 2021 dapat langsung mengikuti OSN-P.
– Tidak buta warna dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Buta Warna dari dokter.
– Mampu melakukan kegiatan praktik lapangan.

9. GEOGRAFI
– Peserta didik SMP/MTs kelas IX, SMA/MA kelas X dan XI.
– Peserta didik SMP/MTs yang memiliki nilai IPA, IPS atau Matematika dan Bahasa Inggris tidak kurang dari 80.
– Peserta didik SMA/MA yang memiliki nilai Matematika atau Fisika, Biologi atau Geografi, dan Bahasa Inggris tidak kurang dari 80.
– Belum pernah mengikuti pembinaan tingkat internasional bidang Geografi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional.
– Tidak buta warna dibuktikan dengan Surat Bebas Buta Warna dari dokter.
– Mampu melakukan kegiatan praktik lapangan.

=====================================================================
Yuk kita mulai belajar sebagai bekal persiapan OSN 2022
CEK SOAL DAN MODUL BELAJARNYA disini (KLIK GAMBAR BERIKUT)

C. Pelaksanaan OSN-K

1. Umum

Peserta OSN-K dapat langsung mendaftar melalui laman
https://sma.pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/ksn/
Selanjutnya 5 peserta akan diverifikasi oleh sekolah untuk kepesertaan KSN ini

2. Jadwal

JADWAL SIMULASI APLIKASI OSN KABUPATEN 2022
17 MEI 2022 : SINKRONISASI DATA
18 s.d. 20 MEI 2022: SIMULASI TEST
(Waktu pelaksanaan pukul 08.00 s.d. 17.00 WIB)

JADWAL PELAKSANAAN OSN KABUPATEN 2022
23 MEI 2022: SINKRONISASI DATA
24 MEI 2022: MATEMATIKA, FISIKA, KIMIA, BIOLOGI, INFORMATIKA/KOMPUTER
25 MEI 2022: ASTRONOMI, KEBUMIAN, EKONOMI, GEOGRAFI
(Waktu pelaksanaan pukul 08.00 s.d. 17.00 WIB)

JADWAL LANJUTAN OSN KABUPATEN, PROVINSI, NASIONAL

AGENDA KOMPETISI OLIMPIADE INTERNASIONAL

D. Penyelenggaraan

Sekolah sebagai lokasi tes OSN diwajibkan untuk menyiapkan Proktor, Teknisi, dan Pengawas dengan kriteria berikut:

A. Proktor
Proktor adalah guru atau tenaga kependidikan satuan pendidikan dengan kriteria dan persyaratan:
1. Memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi komunikasi (TIK);
2. Pernah mengikuti pelatihan atau bertindak sebagai proktor ANBK; Bersedia menandatangani pakta integritas.
B. Teknisi
Teknisi adalah guru atau tenaga kependidikan satuan pendidikan dengan kriteria dan persyaratan:
1. Memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dan pengelolaan perangkat keras dan jaringan TIK;
2. Pernah mengikuti pelatihan atau bertugas sebagai teknisi; Bersedia menandatangani pakta integritas.
C. Sarana
Menyiapkan sarana dan prasarana sebagai penunjang pelaksanaan tes dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Ruang Tes:
– Ruang tes aman dan layak untuk pelaksanaan;
– Ruang tes memenuhi Standar Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19.
– Setiap ruang tes terdiri maksimal 40 komputer klien.
– Setiap komputer server melayani 40 klien dan ditangani oleh 1 (satu) orang Proktor;
– Setiap satuan pendidikan pelaksana tes ditangani minimal 1 (satu) orang Teknisi;
– Di lokasi tes dipasang pengumuman yang bertuliskan:
“SELAIN PESERTA, PENGAWAS, PROKTOR, DAN TEKNISI OLIMPIADE SAINS NASIONAL DILARANG MASUK RUANG TES” “DILARANG MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI DAN/ATAU KAMERA KE RUANG TES” “KAWASAN WAJIB MEMAKAI MASKER DAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN”
2. Perangkat Jaringan
Spesifikasi hardware jaringan yang harus dipersiapkan untuk tes adalah sebagai berikut: 
– Kabel : Minimal CAT5E 10/100/1000
– Switch : Switch dengan jumlah port minimal 24 port dengan transfer rate 10/100/1000
– Bandwidth : Minimum 1 Mbps stabil
– IP address : DHCP (untuk IP jaringan internet) Static (untuk IP jaringan lokal/klien)
3. Komputer
Komputer klien disediakan oleh satuan pendidikan. Pelaksaan tes dilaksanakan dalam 2 hari di mana setiap hari terdiri dari 1 sesi.
Spesifikasi teknis sarana dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Komputer server
– Desktop PC/All in One (bukan laptop)
– Processor 4 core dan frekuensi clock 1.6 GHz 64 bit
– RAM 8 GB (dengan VM RAM 4 GB)
– LAN card dua unit (satu ke jaringan internet dan satu ke jaringan lokal)
– HD Free 250 GB (minimal)
– Browser Chrome, diperlukan untuk Exambrowser
– Admin Operating System (64bit) Windows 7(minimal)/Windows 8.1/Windows 10/Windows
– Server UPS tahan minimal 15 menit
b) Komputer klien
– Desktop PC/All in One/Laptop/Thin Client
– Processor Single core dengan frekuensi clock 400 MHz
– Monitor 11,6”
– RAM 2 GB
– LAN card satu unit
– HD Free 10 GB (minimal)
– Browser Chrome, diperlukan untuk Exambrowser Client
– Operating System (64bit/32bit) Windows 7/Windows 8.1/Windows 10/Windows
– Server Cadangan minimal 10%
c) Aplikasi
– Virtualbox
– VHD (Virtual Hard Disk)
– Exambrowser Admin
– Exambrowser Client 
d) Topologi dan Jaringan Internet
LAN (bukan WIFI) untuk konektivitas komputer server dengan komputer klien.
LAN/WIFI untuk konektivitas internet komputer server.

Untuk PANDUAN LENGKAP dapat di download pada gambar di bawah ini!

Share:
belajar asyik

Bima Ariyo

Seorang Guru, Desainer, Motivator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *