Perkembangan dunia abad 21 ditandai dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam segala segi kehidupan.


 Hal ini seiring dengan kemajuan perkembangan teknologi internet yang mengakibatkan segala sendi kehidupan dapat terhubung satu sama lain menembus sekat-sekat batas geografis dan ruang-ruang waktu. Globalisasi dan revolusi industri 4.0 menjadi acuan berbagai sektor untuk menyesuaikan diri agar dapat selaras dengan konsep kemajuan zaman begitu pula dengan sektor pendidikan. 

Perubahan standar kehidupan di abad 21 menuntut penyesuaian dunia pendidikan dalam menyiapkan peserta didik. Penting bagi guru untuk memiliki kompetensi pedagogik dalam melaksanakan pembelajaran berbasis keterampilan abad 21. Harapannya kompetensi pedagogik yang diasah oleh para guru ini mampu mendukung proses pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan siswa di abad 21. Siswa yang telah menuntaskan proses pembelajaran diharapkan memiliki keterampilan abad 21 seperti kemampuan berpikir kritis, mampu berkolaborasi, mampu berkomunikasi efektif, dan memiliki pemikiran kreatif yang mampu menghasilkan inovasi untuk menyelesaikan masalah dalam bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematic).

Menjawab tantangan tersebut PPPPTK IPA Kemendikbud bekerja sama dengan Indonesia Scientific Society menggelar Diklat Pembelajaran Berbasis Riset guna meningkatkan keterampilan abad 21 bagi peserta didik. Kegiatan ini diselenggarakan di Marbella Suite Bandung pada tanggal 4 s.d. 10 Desember 2021. Kegiatan yang melibatkan 40 guru terpilih dari berbagai daerah di Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pedagogik bagi para guru untuk menyiapkan diri  dalam menjadi fasilitator pembelajaran berbasis keterampilan abad 21 diantaranya dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Riset (Research Based Learning). Selain itu guru-guru diharapkan dapat mengimbaskan pengetahuan yang diperolehnya dalam diklat kepada guru-guru lain di daerahnya.

Adapun fasilitator dalam kegiatan kali ini adalah para insan yang kompeten dalam riset dan memiliki kontribusi banyak dalam dunia pendidikan dan penelitian diantaranya:
1. Prof. Dr. Chaerul Rochman
2. Dr. Arie Hardians, M.Si.
3. Dra. Molly Agustina, M.Pd.
4. Doni Nurdiansyah, S.Si.

Materi yang dikaji dalam Diklat Pembelajaran Berbasis Riset ini diantaranya:

1. Pengantar pembelajaran riset
Pada materi kali ini guru-guru akan belajar tentang:
– Latar belakang pentingnya pembelajaran berbasis riset kaitannya dengan tuntutan kemajuan zaman, era industri 4.0, dan keterampilan abad 21
– Dasar – dasar pembelajaran berbasis riset
– Metode ilmiah dan etika riset
– Pelaporan hasil riset dan karya ilmiah
MATERI: DOWNLOAD HERE

 

2. Struktur penulisan riset
Pada materi kali ini guru-guru akan belajar tentang:
– Definisi dan prinsip penulisan karya ilmiah
– Langkah-langkah penulisan karya ilmiah
– Proses dan sistematika penulisan karya ilmiah
– Analisis struktur penulisan karya ilmiah
MATERI: DOWNLOAD HERE

3. Analisis kebahasaan riset
Pada materi kali ini guru-guru akan belajar tentang:
– Tataran linguistik
– Bahasa tulis ragam ilmu pengetahuan
– Bahasa baku dan tidak baku
– Paragraf efektif
– dan lain sebagainya
MATERI: DOWNLOAD HERE

4. Riset dan keterampilan abad 21 di lingkungan sekolah
Pada materi kali ini guru-guru akan belajar tentang:
– Membangun keterampilan riset dalam pembelajaran
– Menyusun rencana pembelajaran beraktivitas riset
– Mengevaluasi pembelajaran berbasis riset

5. Penyusunan panduan naskah pembelajaran berbasis riset 
Kegiatan diakhiri dengan kolaborasi antar peserta dalam proses penyusunan panduan naskah pembelajaran berbasis riset

6. Penutupan
Kegiatan pembelajaran berbasis riset ini ditutup dengan presentasi dari Bapak Tisna Sanjaya, salah seorang seniman asal Bandung yang mempresentasikan tentang Alat Penjernih Air yang sudah diterapkan di kawasan Cigondewah, Kota Bandung.



Share:
belajar asyik

Bima Ariyo

Seorang Guru, Desainer, Motivator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *